Nahdliyin

Pengusaha Nahdliyin Gelar Rakernas I, Siap Kolaborasi dengan Pemerintah

R444UL Diperbarui 10:54 2 menit membaca
Ukuran Teks:

Nahnutv.com Jakarta – Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, pada Minggu (24/11/2024). Acara ini mengusung tema “Menjalin Kerja Investasi Pengusaha Nahdliyin dalam Pasar Global” dengan tujuan mempererat jejaring bisnis dan mendorong kolaborasi strategis agar dapat bersaing di pasar global.

Rakernas dibuka oleh Ketua PBNU, K.H. Khairul Salh Rasid, dan menghadirkan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya, Abdul Kadir Karding mengajak pengusaha Nahdliyin untuk berkolaborasi dengan pemerintah. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan peluang pelatihan sumber daya manusia (SDM) dan mendirikan perusahaan penyalur pekerja migran. “Kami terbuka mendorong lahirnya lembaga pelatihan dan perusahaan untuk mengirim pekerja migran ke luar negeri,” ujar Karding.

Ketua Umum P2N, Alven Stony, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah menjadi kunci untuk memajukan usaha dan memberdayakan warga Nahdliyin. “Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terutama untuk pengusaha kelas menengah ke bawah, agar dapat naik kelas dalam bisnis,” katanya.

Rakernas juga menjadi momen pelantikan pengurus pusat P2N periode 2024-2029. P2N, yang berdiri sejak 11 Mei 2018, bertujuan menjembatani kebutuhan pengusaha dan profesional dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja, memperkuat perekonomian, dan mendorong inovasi.

Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengusaha Nahdliyin untuk lebih aktif berkontribusi dalam ekonomi nasional, sesuai visi membangun kemandirian ekonomi bagi warga Nahdlatul Ulama.

Pimpinan Redaksi

R444UL

Divisi Redaksi Nahnu TV
Artikel Lainnya

Jurnalis di Divisi Redaksi dengan spesialisasi dalam peliputan investigatif dan penulisan berita mendalam. Berfokus pada penggalian isu aktual, wawancara narasumber kunci, dan penyajian laporan lapangan yang tajam, akurat, serta objektif untuk publik.

Tinggalkan komentar