Nahdliyin

24 Pimpinan Anak Ranting Muslimat NU se-Kapanewon Piyungan Dilantik, Fokus Perkuat Ketahanan Keluarga

R444UL Diterbitkan 18:16 3 menit membaca
Ukuran Teks:

BANTUL, NahnuTV.com – Sebanyak 24 Pimpinan Anak Ranting (PAR) Muslimat NU se-Kapanewon Piyungan masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik pada Ahad (9/8/2026). Pelantikan berlangsung di Masjid An-Nur Kembangsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Bantul, drg. Hj. Siti Roikhana Munawaroh, MPH. Sebanyak 24 pimpinan anak ranting tersebut berasal dari tiga kalurahan, yakni Srimartani, Srimulyo, dan Sitimulyo.

Kegiatan berlangsung semarak dan dihadiri sekitar 500 jamaah Muslimat NU se-Kapanewon Piyungan. Sejumlah pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Bantul juga turut hadir. Pelantikan dirangkai dengan pengajian rutin dan Simaan Al-Qur’an Muslimat NU Piyungan.

Pengurus Baru Diminta Fokus pada Ketahanan Keluarga

Dalam sambutannya, Siti Roikhana meminta pengurus Muslimat NU di tingkat anak ranting menjalankan program yang sederhana, tetapi memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.

Ia menyebut setidaknya ada tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian pengurus, yaitu meningkatkan ilmu keluarga, memperkuat kemampuan ekonomi keluarga, dan menjaga kesehatan keluarga.

“Ketiga hal ini akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi keluarga Muslimat sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas, di Piyungan pada khususnya dan di Bantul pada umumnya,” katanya.

Menurut Roikhana, ketiga aspek tersebut merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang kuat dan tangguh. Keluarga yang memiliki pengetahuan, ketahanan ekonomi, dan kesadaran terhadap kesehatan dinilai lebih mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Selain memberikan manfaat bagi keluarga, penguatan ketahanan keluarga juga diharapkan dapat mendorong kontribusi positif Muslimat NU bagi masyarakat di sekitarnya.

Muslimat NU Diminta Merawat Amaliyah Aswaja An-Nahdliyah

Selain ketahanan keluarga, Roikhana juga mengingatkan kader Muslimat NU untuk terus nguri-nguri atau merawat amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah.

Menurutnya, berbagai tradisi keagamaan yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat perlu dijaga sekaligus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia mendorong kader Muslimat NU untuk aktif menghadiri dan menghidupkan berbagai kegiatan keagamaan, seperti majelis taklim, barzanji, tahlilan, ziarah kubur, majelis diba’an, dan kegiatan sholawatan.

“Amaliyah Aswaja An-Nahdliyah harus terus kita rawat dan hidupkan di tengah masyarakat,” pesannya.

Perkuat Muslimat NU hingga Tingkat Anak Ranting

Pelantikan 24 Pimpinan Anak Ranting Muslimat NU se-Kapanewon Piyungan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah.

Keberadaan pengurus dan kader di tingkat anak ranting dinilai menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan gerakan Muslimat NU di tengah masyarakat.

Dengan kader yang kuat dan berkualitas, Muslimat NU Piyungan diharapkan semakin mampu menjalankan peran di bidang sosial, keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Gerakan tersebut diharapkan terus tumbuh dari tingkat kampung melalui semangat berjamiyyah dan berjamaah. Dengan demikian, keberadaan Muslimat NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di Kapanewon Piyungan dan Kabupaten Bantul.

Pimpinan Redaksi

R444UL

Divisi Redaksi Nahnu TV
Artikel Lainnya

Jurnalis di Divisi Redaksi dengan spesialisasi dalam peliputan investigatif dan penulisan berita mendalam. Berfokus pada penggalian isu aktual, wawancara narasumber kunci, dan penyajian laporan lapangan yang tajam, akurat, serta objektif untuk publik.

Tinggalkan komentar