Nahdliyin

PCNU Sleman Masa Khidmat 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Organisasi dan Kemandirian Jam’iyyah

R444UL Diterbitkan 22:25 3 menit membaca
Ukuran Teks:

Sleman, NahnuTV – Babak baru perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sleman resmi dimulai. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sleman masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik di Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Depok, Sleman, Yogyakarta, Minggu (20/9/2026).

Prosesi pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja (Musker) PCNU Sleman yang menjadi forum penyusunan agenda dan program kerja organisasi selama lima tahun mendatang.

Mengusung tema “Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah, Menguatkan Organisasi, Membangun Kemandirian Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman”, kegiatan ini menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ketua PCNU Sleman, Ariyanto Nugroho, untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi NU bagi masyarakat.

Pelantikan Pengurus PCNU dan Lembaga

Prosesi pelantikan jajaran Rais Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Sleman dilakukan oleh Rais Syuriah PWNU DIY, KH Mas’ud Masduqi. Sementara itu, pengurus Badan Otonom (Banom) dan lembaga di lingkungan PCNU Sleman dilantik oleh Rais Syuriah PCNU Sleman, KH Ahmad Fatah.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua PWNU DIY KH Ahmad Zuhdi Muhdlor dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Bupati Sleman Harda Kiswaya juga hadir setelah prosesi pelantikan untuk menyampaikan sambutan sekaligus berdialog dengan jajaran pengurus PCNU Sleman.

Kepengurusan Terbentuk dalam Waktu Singkat

Ketua PCNU Sleman, Ariyanto Nugroho, menyampaikan bahwa proses pembentukan kepengurusan berlangsung relatif cepat setelah Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Sleman yang digelar pada Juli 2026 di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Depok, Sleman.

Tim formatur segera menyelesaikan administrasi kepengurusan dan mengajukan dokumen kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Alhamdulillah, tim formatur bekerja cepat sehingga tanggal 20 Juli dokumen sudah dikirim ke PBNU dan tanggal 31 Juli SK PCNU sudah turun. Ini hal yang sangat membahagiakan dan membanggakan, karena dalam waktu kurang lebih dua minggu dokumen kita dinyatakan lengkap dan SK terbit. Total pengurus PCNU Sleman beserta banom atau lembaga ada sekitar 350 orang,” ujar Ariyanto.

Setelah kepengurusan resmi dikukuhkan, Ariyanto menegaskan pentingnya membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman serta berbagai mitra strategis.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat kontribusi NU dalam pembangunan daerah sekaligus menjawab tantangan masyarakat yang terus berkembang.

Ariyanto juga mendorong jajaran Mustasyar untuk turut melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja secara berkala.

“Musyawarah Kerja saat ini semoga melahirkan program-program yang strategis, efektif, inovatif, dan menjawab tantangan zaman,” tegas Ariyanto.

Pemkab Sleman Dorong Sinergi Ulama dan Pemerintah

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus PCNU Sleman yang baru dilantik.

Danang menilai NU memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat Sleman, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, sosial, ekonomi, serta penguatan kerukunan dan moderasi beragama.

“Amanah ini membawa tanggung jawab besar sekaligus kesempatan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Nahdlatul Ulama memiliki kiprah yang sangat besar dan strategis, baik dari aspek keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga menjaga kerukunan dan moderasi beragama di Kabupaten Sleman,” ujar Danang.

Ia menambahkan, sinergi antara ulama, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah menjadi unsur penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks.

Karena itu, Danang berharap PCNU Sleman masa khidmat 2026–2031 dapat terus memperluas kiprahnya melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan generasi muda.

“Saya berharap PCNU Kabupaten Sleman yang baru dapat terus hadir dalam berbagai kegiatan pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang melibatkan generasi muda guna membangun generasi yang berkarakter dan memiliki kepedulian sosial,” tuturnya.

Pelantikan dan Musyawarah Kerja PCNU Sleman menjadi langkah awal bagi jajaran pengurus masa khidmat 2026–2031 dalam merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, memperkuat kemandirian jam’iyyah, serta meningkatkan kontribusi Nahdlatul Ulama bagi pembangunan Kabupaten Sleman. (baba)

Pimpinan Redaksi

R444UL

Divisi Redaksi Nahnu TV
Artikel Lainnya

Jurnalis di Divisi Redaksi dengan spesialisasi dalam peliputan investigatif dan penulisan berita mendalam. Berfokus pada penggalian isu aktual, wawancara narasumber kunci, dan penyajian laporan lapangan yang tajam, akurat, serta objektif untuk publik.

Tinggalkan komentar