Nahnutv.com Yogyakarta, Kamis, 12 Juni 2025 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima kunjungan silaturahmi dari DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY di Kantor PWNU DIY, Jl. MT Haryono No. 40, Mantrijeron, Yogyakarta.
Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua PWNU DIY Dr. H. Ahmad Zuhdi Muhdlor, SH., M. Hum ,di dampingi Dr. H. Muhajir, M.SI, Sekretaris PWNU DIY, H. Irfan Chalimy, S.Pd.I. (Wakil Sekretaris), Ir. H. Amin Fauzan (Wakil Ketua), dan Masruhan selaku Kepala Kantor PWNU DIY. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan terbuka, dengan fokus pembahasan pada pentingnya membangun ukhuwah Islamiyah serta mempererat kolaborasi antar organisasi kemasyarakatan Islam dalam menghadapi tantangan dakwah dan sosial di era kekinian.

Dari pihak DPW LDII DIY, hadir sebanyak 13 orang pengurus. Ketua DPW LDII DIY, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU, menyampaikan apresiasi atas sambutan PWNU DIY serta memperkenalkan struktur kelembagaan LDII dari tingkat pusat hingga bawah, termasuk program-program strategis dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Perwakilan bidang pemberdayaan perempuan LDII, Prof. Ely, juga menyampaikan gagasan tentang pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas peran istri dan perempuan dalam kehidupan berkeluarga. Ia menyampaikan keinginan untuk bekerja sama dengan Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan Indonesia.
Dalam dialog terbuka tersebut, Kiai Amin, Wakil Ketua PWNU DIY, menyampaikan keterbukaan NU terhadap semua ormas yang ingin menjalin kolaborasi. Namun, ia juga menyampaikan adanya stigma negatif di masyarakat bahwa jamaah dari luar yang salat di masjid LDII harus “dibersihkan” setelahnya. Menanggapi hal itu, Ketua LDII menegaskan bahwa isu tersebut bukan merupakan instruksi resmi organisasi, melainkan bagian dari kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat dan dipelihara oleh pihak luar.
Ketua PWNU DIY, Dr. Ahmad Zuhdi Muhdlor, S.H., M.Hum., turut hadir dalam pertemuan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas inisiatif LDII yang telah menjalin silaturahmi, serta menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah untuk mencapai kemaslahatan bersama. Beliau juga menjelaskan bahwa NU memiliki 18 lembaga dan 9 badan otonom yang terbuka untuk menjalin sinergi dengan berbagai pihak dalam bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lainnya.
Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi dan sinergi antar-lembaga Islam, guna memperkuat dakwah Islam rahmatan lil alamin di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
(baba)

