Nahnutv.com Gunungkidul – Dalam semangat transformasi digital, Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dari PCNU Sleman dan Gunungkidul menggelar acara konsolidasi bersama di Rumah Makan Pawon Purba, Nglangeran, Patuk, Gunungkidul, pada Rabu (7/5/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Goodbye Manual, Let’s Go to Digital” sebagai wujud komitmen membangun sistem pendidikan yang adaptif dan berbasis teknologi di lingkungan Ma’arif NU.
Konsolidasi ini dihadiri oleh enam orang perwakilan pengurus LP Ma’arif NU PCNU Sleman yang disambut hangat oleh Ketua LP Ma’arif NU PCNU Gunungkidul, Drs. H. Sangkin, M.Pd., beserta jajaran pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi di kaki Gunung Api Purba Nglanggeran, mencerminkan sinergi dan tekad kuat kedua belah pihak dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam diskusi yang produktif tersebut, kedua pihak menyepakati pentingnya penguatan sinergi antarwilayah dalam implementasi sistem digital di satuan pendidikan Ma’arif. Pembahasan utama terfokus pada pemanfaatan aplikasi SIMANU (Sistem Informasi Manajemen Akademik Nahdlatul Ulama) untuk menunjang pengelolaan manajemen akademik secara daring, serta SIDIKMA (Sistem Informasi dan Data Kelembagaan Ma’arif) sebagai sarana pengelolaan data kelembagaan yang tertib dan akuntabel.
Ketua LP Ma’arif NU Gunungkidul, H. Sangkin, menyatakan harapannya agar gerakan digitalisasi ini mampu mendorong profesionalitas dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga pendidikan Ma’arif. “Dengan semangat tema ‘Goodbye Manual, Let’s Go to Digital’, kami berharap seluruh satuan pendidikan Ma’arif di Sleman dan Gunungkidul mampu bergerak menuju sistem yang lebih efektif, efisien, dan berbasis data,” ungkapnya dalam sambutan pembuka.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi nasional LP Ma’arif NU untuk membangun ekosistem pendidikan digital yang modern, transparan, dan berorientasi mutu. Di tengah era disrupsi teknologi, langkah konsolidatif ini diharapkan menjadi model kerja sama antarwilayah yang dapat diadaptasi oleh cabang-cabang lain di seluruh Indonesia.
Konsolidasi ini juga menegaskan bahwa transformasi digital yang dilakukan LP Ma’arif tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, menjamin pendidikan yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga unggul secara spiritual dan karakter.

