Ratusan Mahasiswa Baru UNU Jogja Mulai Perkuliahan dengan Ngaji Kitab Kuning.

Nahnutv.com Yogyakarta,– Memasuki tahun ajaran baru 2024/2025, ratusan mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jogja memulai perkuliahan dengan mengikuti program ngaji kitab kuning yang digelar di Masjid Raden Mas Djatmiko, UNU Jogja. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung setiap Senin hingga Kamis pada jam pertama mata kuliah Agama Islam.

Direktur Kepesantrenan Internal UNU Jogja, Ahmad Hujjaj, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru yang berjumlah sekitar 750 orang. “Program ngaji kitab ini diterapkan kepada mahasiswa baru dengan harapan mereka dapat memiliki akhlak santri Ahlussunnah wal Jamaah,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk jiwa santri di kalangan mahasiswa pada semester awal. “Harapannya, pada semester selanjutnya mahasiswa telah memiliki bekal moral dan akhlak santri yang baik,” tambah Hujjaj.

Sementara itu, KH. Edy Mushoffa, S.Ag., M.H.I., pengasuh PP. Mahasiswa UNU Jogja. dalam program ini, menyampaikan bahwa kegiatan ngaji kitab kuning merupakan ikhtiar untuk membekali mahasiswa dengan kajian khas pesantren. “Keaswajaan untuk mahasiswa UNU adalah modal di masa depan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari program, mahasiswa baru akan mempelajari beberapa kitab klasik yang diajarkan oleh para pengasuh pesantren terkemuka, di antaranya:

  1. Kitab Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali, diajar oleh KH. Irwan Masduqi dari PP. Assalafiah Mlangi.
  2. Kitab Risalah Aswaja karya KH. Hasyim Asy’ari, diajar oleh KH. Muhammad Mustafid dari PP. Aswaja Nusantara Mlangi.
  3. Kitab Hujjah Aswaja karya KH. Ali Maksum, diajar oleh KH. Muhammad Nilzam Yahya dari PP. Ali Maksum Krapyak.
  4. Kitab Ta’limul Muta’alim karya Syaikh Az-Zarnuji, diajar oleh KH. Edy Musoffa dari PP. Mahasiswa UNU Jogja.

Dengan adanya kajian ini, UNU Jogja berupaya untuk membekali sekitar 750 mahasiswa baru dengan dasar-dasar keislaman yang kuat serta nilai-nilai keaswajaan yang akan menjadi modal penting bagi mereka di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *