PWNU DIY Gelar Turba Ramadan di PCNU Kulonprogo, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi

Nahnutv.com Kulonprogo – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) mengawali rangkaian kegiatan Turba Ramadan 1447 H / 2026 M dengan mengunjungi PCNU Kulonprogo, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi NU dari tingkat wilayah hingga ke akar rumput.

Rombongan PWNU DIY diikuti oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah, serta diterima secara langsung oleh seluruh jajaran PCNU Kulonprogo di aula Kantor PCNU, Jl. KH Ahmad Dahlan Km 1, Sebokarang, Wates, Kabupaten Kulonprogo.

Dari PWNU DIY hadir antara lain Rais Syuriyah KH Mas’ud Masduki, Wakil Rais Syuriyah KH Prof. Dr. KH Tamyis Muharram, Katib KH Muhtar Salim, Wakil Katib KH Jazilus Sakho, Ph.D., Ketua Tanfidziyah Dr. KH Ahmad Zuhdi Muhdlor, S.H., M.Hum., Wakil Ketua H. Iswantoro, S.H., Sekretaris Dr. H. Muhajir, serta jajaran pengurus lainnya. Rombongan disambut oleh Rais PCNU Kulonprogo KH Syaifuddin dan Ketua PCNU Kulonprogo KH Lukman Arifin Fathul Huda beserta seluruh jajaran pengurus.

Ketua PCNU Kulonprogo, KH Lukman Arifin Fathul Huda, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kunjungan PWNU DIY. Ia menegaskan bahwa kegiatan Turba ini menjadi momentum silaturahmi yang sangat penting bagi penguatan jam’iyah.

“Alhamdulillah, kehadiran PWNU DIY di PCNU Kulonprogo diikuti oleh para pengurus kunci. Dari PCNU sendiri, alhamdulillah hadir lengkap unsur Syuriyah, Tanfidziyah, badan otonom, lembaga-lembaga NU, bahkan MWCNU dan ranting-ranting NU di sekitar kantor PCNU Kulonprogo,” ungkapnya.

Ia menilai Turba Ramadan ini sebagai wahana strategis untuk konsolidasi organisasi ke depan. Dalam dialog yang berlangsung, salah satu poin penting yang dibahas adalah perlunya penyusunan roadmap perjalanan NU di setiap struktur organisasi.

“Gagasan penyusunan roadmap dari PWNU yang nantinya bisa menjadi panduan bagi PCNU, lalu di-breakdown hingga ke MWCNU dan ranting, sangat penting agar perjalanan NU ke depan lebih terarah dan fokus,” jelasnya.

Menurutnya, roadmap tersebut tidak hanya diperlukan di tingkat PCNU, tetapi juga harus disusun oleh masing-masing lembaga. Dengan demikian, setiap struktur NU memiliki arah gerak yang jelas sesuai dengan bidang garapnya masing-masing.

“Harapannya, NU ke depan akan semakin produktif, semakin fokus, dan mampu menjalankan amanat para muassis Jam’iyah Nahdlatul Ulama dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriyah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki dan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Dr. KH Ahmad Zuhdi Muhdlor juga menyampaikan berbagai arahan serta informasi strategis kepada jajaran pengurus PCNU Kulonprogo. Arahan tersebut menekankan pentingnya konsolidasi kelembagaan, kekompakan struktur, serta penguatan peran NU dalam menjawab tantangan umat di tingkat lokal maupun regional.

Kegiatan Turba PWNU DIY di PCNU Kulonprogo berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh keakraban, ditutup dengan dialog interaktif serta buka puasa bersama. Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal yang baik di bulan Ramadan serta memperkuat sinergi dan kekompakan seluruh jajaran NU dalam menggerakkan program-program besar jam’iyah ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *