Silaturrahim Hangat ke PWNU DIY, Kapolda Baru Komitmen Jaga Harmoni Yogyakarta

Nahnutv.com Yogyakarta (24/4/2025), suasana akrab dan hangat menyelimuti kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta Kapolda DIY yang baru, Brigjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K., melakukan kunjungan silaturrahim bersama jajaran pejabat utama Polda DIY.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini antara lain Dirintel Polda DIY Kombes Pol. Wachyu Tri Budi Sulistiyono, S.I.K., M.H., Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Aditya Surya Dharma, S.I.K., M.H., serta jajaran lainnya.

Rombongan disambut hangat oleh Wakil Rois Syuriah KH. Habib Syakur, Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Dr. KH. Zuhdi Muhdlor, M.Hum., beserta jajaran pengurus lainnya. Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan dialog santai, membahas pentingnya membangun kerja sama antara kepolisian dan NU dalam menjaga stabilitas sosial serta keharmonisan masyarakat.

Dalam sambutannya, KH. Zuhdi Muhdlor menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kami menyambut dengan gembira silaturrahim ini. Selamat datang di Yogyakarta, Pak Kapolda. Terima kasih atas perhatian dan kedekatannya dengan NU. Insya Allah, kami di PWNU DIY siap berkolaborasi dengan Polda DIY, mempererat hubungan demi menjaga ketertiban dan suasana damai di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol. Anggoro Sukartono memperkenalkan diri secara resmi di hadapan para tokoh NU, sekaligus memohon doa restu untuk mengemban amanah baru memimpin Polda DIY.

“Saya mohon doa dan restu dari para kiai dan pengurus NU DIY. Jika ada kekurangan dalam kami menjalankan tugas, mohon kami diingatkan,” ucapnya dengan penuh ketulusan.

Kapolda juga menegaskan bahwa sebagai mantan pejabat di wilayah Jawa Timur, dirinya sudah cukup mengenal kultur dan tradisi NU. Namun ia menyadari bahwa Yogyakarta memiliki karakter tersendiri yang perlu dipahami dan dihargai secara bijak.

“Jogja ini sangat khas. Prinsip kami di sini, jangan pernah menghentikan kegiatan masyarakat. Sebaliknya, kami ingin mendampingi dan mengamankan. Bahkan saat melintas di jalan, kami usahakan tidak mengganggu lalu lintas, tidak perlu sirine, kecuali dalam kondisi darurat,” ungkapnya, menunjukkan pendekatan humanis khas Yogyakarta.

Silaturrahim ini diakhiri dengan dialog hangat yang membahas sinergi ke depan dalam berbagai isu sosial, termasuk penguatan peran ormas keagamaan dalam menangkal radikalisme, merawat toleransi, dan membina generasi muda.

Pertemuan ini menjadi titik awal yang positif untuk memperkuat sinergi Polda dan PWNU DIY dalam menjaga kedamaian, kearifan lokal, serta nilai-nilai luhur yang menjadi ciri khas Yogyakarta. (afz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *