Yogyakarta, 18/10/2024 – Sebagai bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional 2024, sebuah talkshow bertajuk “Ikhtiar Pesantren dalam Isu Kesehatan dan Lingkungan Hidup” digelar di Panggung Expo Kemandirian Pesantren, Halaman Poliklinik UIN Sunan Kalijaga. Acara ini berlangsung pada Jumat pagi, 18 Oktober 2024, dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB, dan merupakan hasil kolaborasi antara PW Fatayat NU DIY, PW IPNU,IPPNU dan RMI PWNU DIY.
Dua narasumber utama yang hadir, Gus Afif Muhammad Yasin dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU DIY dan dr. Achmad Ali Mahfudz dari Lembaga Kesehatan NU (LKNU) PWNU DIY, membahas peran penting pesantren dalam menjaga kesehatan masyarakat serta mengatasi permasalahan lingkungan. Kedua pembicara menekankan bagaimana pesantren dapat menjadi agen perubahan melalui upaya pengelolaan lingkungan dan penerapan gaya hidup sehat di kalangan santri.

Gus Afif Muhammad Yasin, yang juga pengurus Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Bantul, menyoroti pengelolaan sampah sebagai salah satu bentuk kontribusi pesantren dalam menjaga kelestarian bumi. Ia memperkenalkan konsep “tirakat santri merawat bumi”, yang mengajak santri untuk tidak hanya berpuasa secara spiritual, tetapi juga aktif dalam merawat lingkungan dan mengurangi dampak sampah. Menurutnya, pengelolaan sampah di pesantren An Nur sudah dimulai sebelum TPA ditutup, dengan pesantren mampu mengolah sekitar 30 ton sampah per minggu, bekerja sama dengan DLH, UNU, dan UAD. “Target kami adalah merdeka sampah,” ujar Gus Afif.

Selain itu, dr. Achmad Ali Mahfudz dalam sesi berikutnya menjelaskan tentang pola hidup sehat yang diterapkan di pondok pesantren, terutama terkait kebersihan lingkungan dan kesehatan santri. Pesantren diharapkan mampu membangun sistem kesehatan yang baik, tidak hanya untuk santri, tetapi juga bagi lingkungan sekitarnya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk H. Abdu Naim, S.Ag, Ketua Tim Pontren Bidang Pakis Kanwil Kemenag DIY, H. Abd Suud, S.Ag, MSI, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, dan Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, MA, Ketua Tim HDI KUB.
Para peserta, yang sebagian besar terdiri dari santri, mahasiswa, dan aktivis lingkungan, tampak antusias mengikuti acara. Beberapa pesantren, seperti PP Ashifa’ Bantul, turut hadir untuk mendapatkan wawasan baru mengenai pengelolaan sampah dan kesehatan di pesantren.
Expo Kemandirian Pesantren ini menjadi bukti bahwa pesantren terus berinovasi dalam menghadapi tantangan modern, baik di bidang kesehatan maupun lingkungan.(baba)

