Nahnutv.com Bantul – Pengurus PCNU Bantul, Dr. Imam Muhsin, M.Ag, mengajak umat Islam untuk memanfaatkan kesempatan hidup di dunia dengan memperbanyak amal saleh serta memohon ampun kepada Allah SWT. Pesan tersebut ia sampaikan dalam tausiyah kepada para pemirsa sebagai pengingat bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara.
Dalam tausiyahnya, Imam Muhsin mengawali dengan mengajak umat Islam untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan yang masih diberikan hingga saat ini.
“Alhamdulillah, puji dan syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang atas limpahan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya kita masih diberi kesempatan menghirup udara dunia dan menjalani kehidupan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an: “Wa maa khalaqtul jinna wal insa illa liya’budun” yang berarti Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya.
Karena itu, menurutnya, selama masih diberi kesempatan hidup di dunia, manusia seharusnya bersegera melakukan berbagai kebaikan dan amal saleh sebagai bekal kehidupan di akhirat.
Imam Muhsin juga mengutip firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 133 yang memerintahkan umat manusia untuk bersegera menuju ampunan Allah dan surga-Nya.
“Bersegeralah kalian semua menuju ampunan Tuhan kalian dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,” jelasnya mengutip ayat tersebut.
Menurutnya, ayat tersebut menegaskan pentingnya memperbanyak amal ibadah sebagai bekal untuk meraih surga Allah SWT. Tanpa bekal amal saleh, manusia tidak mungkin dapat meraih kemuliaan tersebut.
Selain memperbanyak amal ibadah, Imam Muhsin juga menekankan pentingnya memohon ampunan kepada Allah SWT. Sebab sebagai manusia, seseorang tidak akan terlepas dari kesalahan dan dosa yang dapat menjadi penghalang untuk meraih surga-Nya.
“Hidup ini hanya sebentar. Jika kita menyadari betapa singkatnya kehidupan dunia, maka kita tidak akan menyia-nyiakan waktu yang ada untuk memperbanyak kebaikan dan memohon ampun kepada Allah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tentang sabda Nabi Muhammad SAW mengenai dua nikmat yang sering kali membuat manusia lalai, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.
“Banyak manusia tertipu oleh dua nikmat, yaitu sehat dan sempat. Ketika keduanya masih kita miliki, sering kali tidak dimanfaatkan untuk beramal. Namun ketika sudah hilang, barulah kita menyadari betapa berharganya dua nikmat tersebut,” jelasnya.
Oleh karena itu, Imam Muhsin berharap umat Islam dapat memanfaatkan nikmat kesehatan dan kesempatan hidup yang diberikan Allah SWT untuk memperbanyak ibadah dan amal kebajikan.
“Semoga kita semua diberi kesehatan oleh Allah dan diberi kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah di dunia ini dalam rangka menggapai surga-Nya,” pungkasnya.

